Rabu, 03 Juli 2013

PERSIAPAN MENJELANG RAMADHAN II


Ramadhan apa persiapan yang harus dilakukan dan Keistimewaan bulan Ramadhan :

RAMADHAN HAMPIR TIBA, APA PERSIAPAN KITA? Marhaban ya Ramadhan...selamat datang ya Ramadhan mari kita sambut dengan penuh cinta..

Ya Allah berikan kepada kami barakah pada bulan Rejab, Sya'ban dan berikanlah kami kesempatan untuk berjumpa kembali dengan RamadhanMu yang suci


Ungkapan di atas merupakan untaian doa yang dilantunkan oleh para sahabat enam bulan sebelum orang-orang yang di cintai Allah tersebut bertemu dengan bulan Ramadhan. Boleh kita bayangkan betapa berharga dan istimewanya Ramadhan bagi mereka sehingga kedatangannya sangat dinanti-nanti dan dirindukan, hingga Rasulullah menyatakan:

"Sekiranya ummatku mengetahui akan kandungan yang dibawa bulan Ramadhan, maka semuanya akan berharap agar sepanjang tahun berisi hanya bulan Ramadhan".

Bagaimana dengan kita, apakah Ramadhan merupakan satu perkara yang istimewa di hati kita?

Keistimewaan Bulan Ramadhan

Ketika bulan sya'ban akan berakhir dan Ramadhan segera menjelang, Rasulullah saw memberikan bekalan ruhani kepada para sahabat mengenai bulan suci Ramadhan.

Rasulullah menganjurkan kepada para shahabat untuk memperbanyak melakukan amal ibadah kerana ibadah pada bulan Ramadhan nilai pahalanya akan dilipat gandakan hingga 700 kali lipat atau lebih, Rasulullah juga menganjurkan sekali untuk memberi makanan berbuka ( iftar ) kepada orang-orang yang berpuasa kerana bagi orang tersebut akan mendapat pahala dari orang yang diberi juadah berbuka puasa tanpa mengurangi pahala orang tersebut. Para sahabat bertanya : Ya, rasulullah saya tidak mempunyai apa-apa yang berharga untuk diberikan kepada orang yang berpuasa. Rasulullah menjawab : Sediakanlah apapun yang kau punya walaupun hanya sepotong kurma, seteguk air ataupun segelas susu.

Keistimewaan-keistimewaan lain yang dapat kita peroleh pada bulan Ramadhan adalah:

i. Ramadhan merupakan bulan yang permulaannya penuh rahmat, pertengahannya penuh dengan keampunan dan akhirnya penuh dengan kebebasan dari api neraka.

ii. Allah akan mengampuni dosa-dosa yang terdahulu bagi orang-orang yang melakukan puasa semata-mata kerana keimanan dan mengharapkan keredhaan Allah.

iii. Terbukanya pintu-pintu syurga dan tertutupnya pintu-pintu neraka.

iv. Ibadah wajib yang dilakukan pada bulan Ramadhan akan dilipatgandakan nilai pahalanya, dan bila melakukan ibadah sunnah pahalanya sama dengan ibadah wajib.

v. Di dalam bulan Ramadhan tersebut ada satu malam yang dinamakan malam lailatul qadar yang barangsiapa beribadah pada malam tersebut nilai pahalanya lebih dari beribadah selama 1000 bulan.

Sebelum Ramadhan

Sebelum memasuki bulan Ramadhan ada beberapa persiapan yang perlu dilakukan diantaranya:

i. Berdoa kepada Allah agar kita dapat bertemu dengan bulan Ramadhan. Juga memohon kepadaNya supaya memberikan kekuatan untuk melaksanakan shaum, qiyamullail dan amal sholeh lainnya didalam bulan tersebut.

ii. Membersihkan jiwa dan hati, bertaubat dengan sebenar-benarnya dari dosa dan perbuatan maksiat. Jangan sampai mengotori bulan Ramadhan dan puasa dengan berbagai kemaksiatan dan dosa. Tidak seharusnya seseorang yang melakukan puasa Ramadhan berbuka dengan makanan dari hasil riba, wang rasuah dan penghasilan-penghasilan haram lainnya. Tidak patut seseorang yang menjalankan puasa disatu sisi namun disisi lainnya ia meninggalkan sholat lima waktu yang merupakan rukun Islam kedua. Demikian pula mereka yang pada siang hari menahan lapar dan dahaga namun malam harinya tenggelam bersama dentuman musik, asap rokok dan minuman beralkohol.

Untuk mengantisipasi semua itu maka jauh-jauh sebelum memasuki Ramadhan setiap muslim harus segera bertaubat dan berhenti dari segala apa saja yang dapat merosak nilai-nilai kesucian bulan tersebut.

iii. Mempersiapkan diri dengan banyak beramal sholeh pada bulan Sya'ban terutama sekali puasa. Ini sangat bermanfaat untuk pembukaan dan pengantar sebelum memasuki arena yang lebih besar ( Ramadhan ). Bulan Ramadhan merupakan bulan dibukanya seluruh kebaikan dan rahmat, hanya mereka yang memiliki kesungguhan, daya tahan dan semangat tinggi yang mampu menuai pahala sebanyak-banyaknya. Berpuasa di bulan Sya'ban ini dicontohkan oleh Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wasallam.

iv. Berusaha untuk tafaqquh ( memahami ) hukum-hukum berkaitan dengan shaum, mengetahui petunjuk Nabi Shallallaahu 'alaihi wasallam sebelum memasuki Ramadhan, mempelajari syarat-syarat puasa, syarat sahnya, pembatal-pembatalnya. Demikian pula kewajipan-kewajipan, larangan, sunnah-sunnah dan yang dibolehkan dalam puasa. Juga tentang amalan lain yang berkaitan dengan bulan Ramadhan seperti qiyamullail, zakat fitrah dan perilaku Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wasallam berkaitan dengan diri dan keluarganya ketika bulan Ramadhan.

v. Mempersiapkan acara-acara ( kegiatan ) dalam mengisi bulan Ramadhan. Diantara kegiatan yang perlu ditekankan adalah qira'atul Qur'an, mempelajari dan menghafalnya, qiyamullail, acara buka puasa bersama, umrah Ramadhan, I'tikaf, sedekah, zikir, penyucian jiwa serta amal-amal sholeh yang lain secara umum.

Beberapa Petunjuk Berkenaan dengan Puasa Ramadhan

i. Seseorang yang dalam keadaan junub tetap harus berniat puasa, meskipun ia mandi janabah setelah terbit fajar ( Shubuh ).

ii. Wanita yang suci dari haidh sebelum fajar tiba ( bulan Ramadhan ), maka wajib berpuasa walaupun ia mandi besar setelah terbit fajar.

iii.
vii. Orang yang sedang berpuasa diperbolehkan membasahi bibir dengan air bila terasa kering dan juga diperbolehkan berkumur-kumur namun dengan syarat tidak tertelan. viii. Disunnahkan mengakhirkan sahur ( melambat-lambatkan ) hingga menjelang fajar dan segera berbuka setelah matahari terbenam ( Maghrib ). Diutamakan berbuka dengan kurma rutab ( hampir masak ), jika tidak ada rutab dengan kurma masak, dan jika tidak ada boleh berbuka denga apa saja yang halal atau cukup dengan minum air apabila tidak menjumpai makanan.

iv Orang yang sedang berpuasa sangat dianjurkan untuk memperbanyak amalan sunnah, seperti sholat sunnah, membaca Al Qur'an, berzikir dan bersedekah.


v. Bagi yang sedang berpuasa tetap diharuskan menjaga dan mengamalkan kewajipan-kewajipan yang lain serta menjauhi perbuatan-perbuatan haram. Hendaklah ia menjaga sholat lima waktu dengan menjalankan tepat pada waktunya dan dengan berjemaah di masjid bagi kaum lelaki.

xi. Hendaknya selalu menjauhkan diri dari perbuatan-perbuatan tercela yang dapat menghapus pahala puasa seperti: berdusta, berbuat curang, menipu, riba, berbicara yang haram dan sebagainya.

Aktiviti Di Bulan Ramadhan

i. Berpuasa

Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wasallam telah bersabda, ertinya: " Setiap amal baik manusia akan dibalas sepuluh sampai tujuh ratus kali lipat." Allah Ta'ala berfirman: "( Kecuali puasa ), amal ibadah ini khusus untuk-Ku dan Akulah yang akan membalasnya. Kerana ia telah meninggalkan nafsu makan dan minumnya kerana Aku." Bagi orang yang berpuasa ada dua kebahagiaan; kebahagiaan ketika berbuka dan kebahagiaan ketika menemui Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada aroma kasturi." HR Al Bukhari dan Muslim

ii. Qiyamullail

Ia merupakan tradisi Rasulullah Shallallaahu 'alaihi w sallam dan para sahabat. Dalam sebuah riwayat, Nabi pernah bersabda: " Barangsiapa sholat malam dibulan Ramadhan kerana iman dan mengharap pahala dari Allah, maka diampunilah dosanya yang telah lalu." HR.Al Bukhari dan Muslim Aisyah Radhiallaahu 'anha pernah menceritakan bahawa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wasallam tidak pernah meninggalkan sholat malam, dan jika sakit atau keletihan beliau sholat dengan duduk.

Qiyamullail ( tarawih ) di bulan Ramadhan ini sebaiknya dilakukan dengan berjemaah agar tercatat sebagai orang yang melakukan qiyamullail ( secara sempurna ), sebagaimana disebutkan dalam hadith, ertinya: "Barangsiapa yang mendirikan sholat malam bersama dengan imam sampai selesai maka dicatat baginya sholat satu malam." HR penulis As-Sunan

iii. Bersedekah

Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wasallam adalah orang yang sangat dermawan, terutama sekali pada bulan Ramadhan. Beliau pernah bersabda: " Sebaik-baik sedekah adalah sedekah di bulan Ramadhan." HR At Tirmidzi

Bentuk sedekah dibulan suci ini ialah dengan memberi makan kepada saudara kita sesama muslim terutama sekali kepada para fakir miskin dan lebih khusus bagi mereka yang taat dalam beragama. Disebutkan bahawa Abdullah Ibnu Umar Radhiallaahuma'anhu tidak berbuka kecuali bersama anak-anak yatim dan fakir miskin.

Cara lain bersedekah di bulan Ramadhan ialah dengan memberi buka puasa kepada orang-orang yang berpuasa secara umum, mengundang mereka berbuka bersama dan lain sebagainya.
Bersungguh-sungguh dalam membaca Al Qur'an

Dalam hal ini ada dua point penting iaitu :

i. Memperbanyak bacaan Al-Qur'an.

Supaya lebih cepat atau lebih banyak dalam mengkhatamkannya, namun tetap harus memperhatikan kaedah bacaan yang benar. Memperbanyak bacaan Al Qur'an ketika bulan Ramadhan merupakan amalan Rasulullah, sahabat dan para Imam kaum muslimin.

ii. Menangis ketika membaca Al-Qur'an

Hal ini dapat tercapai dengan cara benar-benar meresapi, merenungkan dan memahami makna dari ayat-ayat yang kita baca sehingga akhirnya tenggelam dalam pengaruh keagungan Al-Qur'an yang menggetarkan hati. Nabi Shallallaahu 'alaihi wasallam pernah memberi pandangan mengenai para ahli shuffah ( kaum Muhajirin yang tinggal di Masjid Nabawi ) yang menangis kerana mendengarkan Al-Qur'an surat An Najm 59-60, beliau bersabda, ertinya: " Tidak akan masuk neraka orang yang menangis kerana takut kepada Allah." HR Al Baihaqi

Duduk di masjid hingga terbit matahari

Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda, ertinya: " Barangsiapa sholat fajar dengan berjema'ah lalu duduk berzikir ( mengingat ) Allah sampai terbit matahari, kemudian sholat dua raka'at baginya pahala seperti haji dan umrah yang sempurna, sempurna, sempurna." HR. At-Tirmidzi dan dinyatakan shahih oleh Al-Albani

Pahala sebesar ini adalah pada hari-hari biasa, maka bagaimana halnya jika itu dilakukan dalam bulan Ramadhan?

i. I'tikaf ( Berdiam di Masjid dalam rangka ibadah )

I'tikaf merupakan ibadah yang merangkum berbagai macam ketaatan seperti membaca Al Qur'an, sholat, zikir, doa dansebagainya. Ibadah ini sangat ditekankan pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan untuk mendapat lailatul qadar. Diriwayatkan bahawa Nabi Shallallaahu 'alaihi wasallam selalu melakukan i'tikaf pada setiap sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan, dan pada tahun kewafatannya beliau beri'tikaf duapuluh hari. Al Bukhari

ii. Umrah di bulan Ramadhan

Tentang umrah dibulan ini Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wasallam pernah bersabda, ertinya: " Umrah di bulan Ramadhan menyamai ( pahala ) haji. " dalam riwayat lain, " menyamai ( pahala ) haji bersamaku." HR Al Bukhari dan Muslim

iii. Berusaha meraih lailatul Qadar

Keutamaan malam ini sungguh amatlah besar, sebagaimana difirmankan oleh Allah dalam surat Al Qadr, ertinya: " Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al Qur'an pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apa malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan." QS Al Qadr 1-3

Nabi juga berusaha untuk mendapatkan lailatul qadar dan memerintahkan para shahabat dan keluarganya agar berusaha meraih malam itu.

i. Memperbanyak zikir, doa dan istighfar

Diantara waktu-waktu yang mustajab untuk dikabulkannya doa adalah: Ketika berbuka.

Sepertiga malam terakhir, ketika Allah turun ke langit dunia dan berfirman, ertinya: " Sesiapa yang memohon akan Aku beri dan siapa yang minta ampun nescaya akan Aku ampuni."

ii. Beristighfar di waktu sahur.

Hari Jumaat terutama di akhir siangnya ( menjelang Asar ).

1. Do’a Melihat Hilal (bulan sabit tanggal 1)
Dari shahabat ‘Abdullah bin ‘Umar radhiallahu ‘anhuma berkata : Dulu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila melihat Al-Hilal beliau mengucapkan doa :

اللهُ أَكْبَرُ، اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالأَمْنِ وَالإِيمَانِ وَالسَّلاَمَةِ وَالإِسْلاَمِ وَالتَّوْفِيقِ لِمَا يُحِبُّ رَبُّنَا وَيَرْضَى ، رَبُّنَا وَرَبُّكَ اللهُ

“Allahu Akbar, Ya Allah terbitkanlah al-hilal kepada kami dengan keamanan dan iman, dengan keselamatan dan Islam, dan taufiq kepada apa yang Engkau cintai dan Engkau Ridhai. Rabbku dan Rabbmu adalah Allah.”
[HR. At-Tirmidzi (3451), Ad-Darimi (1741), Al-Hakim (II/285) dari shahabat Thalhah bin ‘Ubaidillah. Dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Ash-Shahihah no. 1816. diriwayatkan pula oleh Ad-Darimi (1740) dari shahabat Ibnu ‘Umar. Dishahihkan pula oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Shahih Al-Kalimith Thayyib no. 162.]

Doa ini dibaca ketika melihat hilal di bulan Ramadhan atau bulan-bulan lainnya.

2. Do’a Berbuka Shaum
Dari Marwan: “Aku melihat Ibnu Umar mengelus janggutnya lalu berhenti dan berkata: “Adalah Rasulullalh shallallahu ‘alaihi wa sallam jika berbuka membaca:

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتـَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثـَبَتَ اْلأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ

“Telah hilang rasa lapar dan basahlah tenggorokan, tetaplah pahala atas kehendak Allah.
(HR. Abu Dawud)

Dari teks hadits di atas dapat disimpulkan bahwa do’a berbuka diucapkan ketika selesai berbuka, bukan pada saat sebelum berbuka.

3. Do’a Menjumpai Lailatul Qadar
Dari Aisyah bertanya: “Wahai Rasulullah, bagaimana jika aku bertepatan dengan Lailatul qadar, apa yang kubaca?” Beliau menjawab: “Ucapkanlah:

اَللــّٰـهُمَّ إِنــَّكَ عَفُوٌّ تــُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun, Engkau mencintai ampunan, maka ampunilah aku.” (HR. Imam yang lima kecuali Abu Dawud)

4. Takbir Pada Hari ‘Id
Dari Umar dan Ibnu Mas’ud:

اَلله ُأَكْبَرُ اَلله ُأَكْبَرُ لاَ إِلــٰـهَ ِإلاَّ الله ُوَالله ُأَكْبَرُ اَلله ُأَكْبَرُ وَ ِللهِ اْلحَمْدُ

“Allah Maha Agung (2x) Tiada tuhan selain Allah dan Allah Maha Agung, Allah Maha Agung dan bagi Allah segala pujian.”
(Fathul Bari II:462)

6. Do’a Tahni-ah ‘Id
Dari Jubair Bin Nufair berkata: “Para shahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam jika mereka bertemu pada hari Raya, satu sama lain saling mengucapkan;

تَقَبَّلَ الله ُمِنَّا وَمِنْكَ

“Semoga Allah menerima amal ibadah kita semua.”
(Fathul Bari:II:446)

Saling memberi selamat dengan kalimat di atas juga bisa diucapkan pada saat memasuki bulan Ramadhan. Wallahu a’lam.

 

 
Sumber:internet tentang Bulan Ramadhan

Persiapan Menyambut Ramadhan Secara Maksimal


Ramadhan adalah bulan penuh berkah, penuh berkah dari semua sisi kebaikan. Oleh karena itu, umat Islam harus mengambil keberkahan Ramadhan dari semua aktifitas positif dan dapat memajukan Islam dan umat Islam. Termasuk dari sisi ekonomi, sosial, budaya dan pemberdayaan umat. Namun demikian semua aktifitas yang positif itu tidak sampai mengganggu kekhusu’an ibadah ramadhan terutama di 10 terakhir bulan Ramadhan. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam menjadikan bulan puasa sebagai bulan penuh amaliyah dan aktivitas positif. Selain yang telah tergambar seperti tersebut di muka, beliau juga aktif melakukan kegiatan sosial kemasyarakatan. Rasulullah saw. menikahkan putrinya (Fathimah) dengan Ali RA, menikahi Hafsah dan Zainab.

Persiapan Mental

Persiapan mental untuk puasa dan ibadah terkait lainnya sangat penting. Apalagi pada saat menjelang hari-hari terakhir, karena tarikan keluarga yang ingin belanja mempersiapkan hari raya, pulang kampung dll, sangat mempengaruhi umat Islam dalam menunaikan kekhusu’an ibadah Ramadhan. Dan kesuksesan ibadah Ramadhan seorang muslim dilihat dari akhirnya. Jika akhir Ramadhan diisi dengan i’tikaf dan taqarrub yang lainnya, maka insya Allah dia termasuk yang sukses dalam melaksanakan ibadah Ramadhan.

Persiapan Ruhiyah (Spiritual)

Persiapan ruhiyah dapat dilakukan dengan memperbanyak ibadah, seperti memperbanyak membaca Al-Qur’an saum sunnah, dzikir, do’a dll. Dalam hal mempersiapkan ruhiyah, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam mencontohkan kepada umatnya dengan memperbanyak puasa di bulan Sya’ban, sebagaimana yang diriwayatkan ‘Aisyah ra. berkata:” Saya tidak melihat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam menyempurnakan puasanya, kecuali di bulan Ramadhan. Dan saya tidak melihat dalam satu bulan yang lebih banyak puasanya kecuali pada bulan Sya’ban ”. [HR Muslim]

Persiapan Fikriyah

Persiapan fikriyah atau akal dilakukan dengan mendalami ilmu, khususnya ilmu yang terkait dengan ibadah Ramadhan. Banyak orang yang berpuasa tidak menghasilan kecuali lapar dan dahaga. Hal ini dilakukan karena puasanya tidak dilandasi dengan ilmu yang cukup. Seorang yang beramal tanpa ilmu, maka tidak menghasilkan kecuali kesia-siaan belaka.

Persiapan Fisik dan Materi

Seorang muslim tidak akan mampu atau berbuat maksimal dalam berpuasa jika fisiknya sakit. Oleh karena itu mereka dituntut untuk menjaga kesehatan fisik, kebersihan rumah, masjid dan lingkungan. Rasulullah mencontohkan kepada umat agar selama berpuasa tetap memperhatikan kesehatan. Hal ini terlihat dari beberapa peristiwa di bawah ini :

• Menyikat gigi dengan siwak (HR. Bukhori dan Abu Daud).

• Berobat seperti dengan berbekam (Al-Hijamah) seperti yang diriwayatkan Bukhori dan Muslim.

• Memperhatikan penampilan, seperti pernah diwasiatkan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam kepada sahabat Abdullah ibnu Mas’ud ra, agar memulai puasa dengan penampilan baik dan tidak dengan wajah yang cemberut. (HR. Al-Haitsami).

Sarana penunjang yang lain yang harus disiapkan adalah materi yang halal untuk bekal ibadah Ramadhan. Idealnya seorang muslim telah menabung selama 11 bulan sebagai bekal ibadah Ramadhan. Sehingga ketika datang Ramadhan, dia dapat beribadah secara khusu’ dan tidak berlebihan atau ngoyo dalam mencari harta atau kegiatan lain yang mengganggu kekhusu’an ibadah Ramadhan.

Merencanakan Peningkatan Prestasi Ibadah (Syahrul Ibadah)

Ibadah Ramadhan dari tahun ke tahun harus meningkat. Tahun depan harus lebih baik dari tahun ini, dan tahun ini harus lebih baik dari tahun lalu. Ibadah Ramadhan yang kita lakukan harus dapat merubah dan memberikan output yang positif. Perubahan pribadi, perubahan keluarga, perubahan masyarakat dan perubahan sebuah bangsa. Allah SWT berfirman : “Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri” (QS AR- Ra’du 11).

Diantara bentuk-bentuk peningkatan amal Ibadah seorang muslim di bulan Ramadhan, misalnya; peningkatan, ibadah puasa, peningkatan dalam tilawah Al-Qur’an, hafalan, pemahaman dan pengamalan. Peningkatan dalam aktifitas sosial, seperti: infak, memberi makan kepada tetangga dan fakir-miskin, santunan terhadap anak yatim, beasiswa terhadap siswa yang membutuhkan dan meringankan beban umat Islam. Juga merencanakan untuk mengurangi pola hidup konsumtif dan memantapkan tekad untuk tidak membelanjakan hartanya, kecuali kepada pedagang dan produksi negeri kaum muslimin, kecuali dalam keadaan yang sulit (haraj).

Menjadikan Ramadhan sebagai Syahrut Taubah (Bulan Taubat)

Bulan Ramadhan adalah bulan dimana syetan dibelenggu, hawa nafsu dikendalikan dengan puasa, pintu neraka ditutup dan pintu surga dibuka. Sehingga bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat kondusif untuk bertaubat dan memulai hidup baru dengan langkah baru yang lebih Islami. Taubat berarti meninggalkan kemaksiatan, dosa dan kesalahan serta kembali kepada kebenaran. Atau kembalinya hamba kepada Allah SWT, meninggalkan jalan orang yang dimurkai dan jalan orang yang sesat.

Taubat bukan hanya terkait dengan meninggalkan kemaksiatan, tetapi juga terkait dengan pelaksanaan perintah Allah. Orang yang bertaubat masuk kelompok yang beruntung. Allah SWT. berfirman: “Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung” (QS An-Nuur 31).

Oleh karena itu, di bulan bulan Ramadhan orang-orang beriman harus memperbanyak istighfar dan taubah kepada Allah SWT. Mengakui kesalahan dan meminta ma’af kepada sesama manusia yang dizhaliminya serta mengembalikan hak-hak mereka. Taubah dan istighfar menjadi syarat utama untuk mendapat maghfiroh (ampunan), rahmat dan karunia Allah SWT. “Dan (dia berkata): “Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Tuhanmu lalu bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atasmu, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu, dan janganlah kamu berpaling dengan berbuat dosa.” [QS Hud : 52]

Menjadikan bulan Ramadhan sebagai Syahrut Tarbiyah, Da’wah

Bulan Ramadhan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para da’i dan ulama untuk melakukan da’wah dan tarbiyah. Terus melakukan gerakan reformasi (harakatul ishlah). Membuka pintu-pintu hidayah dan menebar kasih sayang bagi sesama. Meningkatkan kepekaan untuk menolak kezhaliman dan kemaksiatan. Menyebarkan syiar Islam dan meramaikan masjid dengan aktifitas ta’lim, kajian kitab, diskusi, ceramah dll, sampai terwujud perubahan-perubahan yang esensial dan positif dalam berbagai bidang kehidupan. Ramadhan bukan bulan istirahat yang menyebabkan mesin-mesin kebaikan berhenti bekerja, tetapi momentum tahunan terbesar untuk segala jenis kebaikan, sehingga kebaikan itulah yang dominan atas keburukan. Dan dominasi kebaikan bukan hanya dibulan Ramadhan, tetapi juga diluar Ramadhan.

Menjadikan Ramadhan sebagai Syahrul Muhasabah (Bulan Evaluasi)

Dan terakhir, semua ibadah Ramadhan yang telah dilakukan tidak boleh lepas dari muhasabah atau evaluasi. Muhasabah terhadap langkah-langkah yang telah kita perbuat dengan senantiasa menajamkan mata hati (bashirah), sehingga kita tidak menjadi orang/kelompok yang selalu mencari-cari kesalahan orang/kelompok lain tanpa mau bergeser dari perbuatan kita sendiri yang mungkin jelas kesalahannya. Semoga Allah SWT senantiasa menerima shiyam kita dan amal shaleh lainnya dan mudah-mudahan tarhib ini dapat membangkitkan semangat beribadah kita sekalian sehingga membuka peluang bagi terwujudnya Indonesia yang lebih baik, lebih aman, lebih adil dan lebih sejahtera. Dan itu baru akan terwujud jika bangsa ini yang mayoritasnya adalah umat Islam kembali kepada Syariat Allah.

Sumber : Panduan Ibadah Ramadhan, Iman Santoso, Lc.

 

PERSIAPAN MENJELANG RAMADHAN

* Tips Persiapan Bulan Ramadhan*
Tentunya ada diantara sahabat yang merasa kebingungan, mengenai apa-apa saja yang harus dan perlu
dipersiapkan menjelang bulan Ramadhan. Untuk itu, bolehlah diterapkan persiapan-persiapan berikut ini :

1- I'dad Ruhi Imani, yakni persiapan ruh keimanan.

Orang-orang yang sholeh biasa melakukan persiapan ini seawal mungkin
sebelum datang Ramadhan. Bahkan mereka sudah merindukan kedatangannya
sejak bulan Rajab dan Sya'ban. Biasanya mereka berdoa : "Ya Allah, berikanlah
kepada kami keberkatan pada bulan Rajab dan Sya'ban, serta sampaikanlah kami
kepada Ramadhan."

Dalam rangka persiapan ruh keimanan itu, dalam surah At-Taubah Allah
melarang kita melakukan berbagai maksiat dan kedzhaliman sejak bulan Rajab.
Tapi bukan berarti di bulan lain dibolehkan. Hal ini dimaksudkan agar
sejak bulan Rajab kadar keimanan kita sudah meningkat. Boleh dikiaskan,bulan
Rajab dan Sya'ban adalah masa pemanasan *(warming up),*sehingga ketika memasuki
Ramadhan kita sudah bisa bisa menjalani ibadah shaum dan sebagainya itu bak
sudah terbiasa.

2- I'dad Jasadi, yakni persiapan fizikal.

Untuk memasuki Ramadhan kita sebaiknya menyediakan fizikal yang lebih kuat
dan bersedia daripada biasanya. Sebab, jika fizikal lemah, boleh menjadikan kemuliaan
yang dilimpahkan oleh Allah swt. pada bulan Ramadhan tidak dapat kita raih secara optimal.

Maka, sejak bulan Rajab Rasulullah dan para sahabat membiasakan diri melatih
fizikal dan mental dengan melakukan puasa sunnah, banyak berinteraksi dengan al-
Qur'an, biasa bangun malam (qiyamul-lail), dan meningkatkan aktiviti seketika
berkecimpung dalam masyarakat.

3- I'dad Maaliyah, yakni persiapan harta.

Jangan salah faham, persiapan harta bukan untuk membeli keperluan
berbuka puasa atau hidangan di hari raya sebagaimana tradisi kita selama ini.
Mempersiapkan harta adalah untuk melipatgandakan sedekah, karena Ramadhan
padanya disediakan peluang yang banyak untuk bersedekah.

4- I'dad Fikri wa Ilmi, yakni persiapan intelektual dan keilmuan.

Agar ibadah Ramadhan dapat direbut seoptima mungkin, diperlukan bekal wawasan dan
tashawur (persepsi) yang benar tentang Ramadhan. Antaranya dengan membaca berbagai
bahan rujukan dan menghadiri majlis ilmu tentang Ramadhan.

Kegiatan ini berguna untuk mengarahkan kita agar beribadah sesuai tuntunan Rasulullah saw.
seketika Ramadhan. Menghafal ayat-ayat dan doa-doa yang berkait dengan pelbagai jenis ibadah,
atau menguasai berbagai masalah dalam fiqh puasa, juga penting untuk dipersiapkan.

Semoga persiapan yang dilakukan mampu menjadikan ibadah puasa kita kali ini adalah yang
terbaik dalam sejarah puasa yang kita lakukan. Dan semoga ianya diterima oleh Allah swt. dan
diberikan ganjaran yang sewajarnya bila amal dihitungkan untuk diberikan pembalasan.

Aaamiin.

Ubahsuai sumber internet.

Rabu, 05 Juni 2013

Struktur/Tahapan/Tingkatan/Jenjang Karir Jabatan Tanda Kepangkatan TNI - AL(Angkatan Laut)



=== Perwira ===
- Perwira Tinggi -
Laksamana
Laksamana Madya
Laksamana Muda
Laksamana Pertama
- Perwira Menengah -
Kolonel
Letnan Kolonel
Mayor
- Perwira Pertama -
Kapten
Letnan Satu
Letnan Dua

=== Bintara ===
- Bintara Tinggi -
Pembantu Letnan Satu
Pembantu Letnan Dua
- Bintara -
Sersan Mayor
Sersan Kepala
Sersan Satu
Sersan Dua

=== Tamtama ===
- Tamtama Kepala -
Kopral Kepala
Kopral Satu
Kopral Dua
- Tamtama -
Kelasi Kepala
Kelasi Satu
Kelasi Dua

2. Pangkat TNI - AU ::: Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara

=== Perwira ===
- Perwira Tinggi -
Marsekal
Marsekal Madya
Marsekal Muda
Marsekal Pertama
- Perwira Menengah -
Kolonel
Letnan Kolonel
Mayor
- Perwira Pertama -
Kapten
Letnan Satu
Letnan Dua

=== Bintara ===
- Bintara Tinggi -
Pembantu Letnan Satu
Pembantu Letnan Dua
- Bintara -
Sersan Mayor
Sersan Kepala
Sersan Satu
Sersan Dua

=== Tamtama ===
- Tamtama Kepala -
Kopral Kepala
Kopral Satu
Kopral Dua
- Tamtama -
Prajurit Kepala
Prajurit Satu
Prajurit Dua

3. Pangkat TNI - AD ::: Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

=== Perwira ===
- Perwira Tinggi -
Jendral
Letnan Jendral
Mayor Jendral
Brigadir Jendral
- Perwira Menengah -
Kolonel
Letnan Kolonel
Mayor
- Perwira Pertama -
Kapten
Letnan Satu
Letnan Dua

=== Bintara ===
- Bintara Tinggi -
Pembantu Letnan Satu
Pembantu Letnan Dua
- Bintara -
Sersan Mayor
Sersan Kepala
Sersan Satu
Sersan Dua
=== Tamtama ===
- Tamtama Kepala -
Kopral Kepala
Kopral Satu
Kopral Dua
- Tamtama -
Prajurit Kepala
Prajurit Satu
Prajurit Dua

Pangkat/Tingkatan/Jenjang Karir Jabatan Tanda Kepangkatan POLRI - Kepolisian Negara Republik Indonesia

                                             Lamabang Kepolisian Republik Indonesia


Berikut di bawah ini adalah tahapan jenjang karir atau tanda kepangkatan Polisi dalam struktur organisasi Kepolisian Negara Republik Indonesia / POLRI.

A. Pangkat Polisi Versi Baru

=== Perwira ===
- Perwira Tinggi -
Jenderal Polisi
Komisaris Jenderal Polisi
Inspektur Jenderal Polisi
Brigadir Jenderal Polisi
- Perwira Menengah -
Komisaris Besar Polisi
Ajun Komisaris Besar Polisi
Komisaris Polisi
- Perwira Pertama -
Ajun Komisaris Polisi
Inspektur Polisi Satu
Inspektur Polisi Dua

=== Bintara ===
- Bintara Tinggi -
Ajun Inspektur Polisi Satu
Ajun Inspektur Polisi Dua
- Bintara -
Brigadir Polisi Kepala
Brigadir Polisi
Brigadir Polisi Satu
Brigadir Polisi Dua

=== Tamtama ===
Ajun Brigadir Polisi
Ajun Brigadir Polisi Satu
Ajun Brigadir Polisi Dua
Bhayangkara Kepala
Bhayangkara Satu
Bhayangkara Dua

B. Pangkat Polisi Versi Lama

=== Perwira ===
- Perwira Tinggi -
Jenderal Polisi
Letnan Jenderal Polisi
Mayor Jenderal Polisi
Brigadir Jenderal Polisi
- Perwira Menengah -
Kolonel
Letnan Kolonel
Mayor
- Perwira Pertama -
Kapten
Letnan Satu
Letnan Dua

=== Bintara ===
- Bintara Tinggi -
Pembantu Letnan Satu
Pembantu Letnan Dua
- Bintara -
Sersan Mayor
Sersan Kepala
Sersan Satu
Sersan Dua

=== Tamtama ===
Kopral Kepala
Kopral Satu
Kopral Dua
Prajurit Kepala
Prajurit Satu
Prajurit Dua
Sumber:Copyright © 2005-2012 Organisasi.Org

Daftar Nama Kecamatan Kelurahan/Desa & Kodepos Di Kota/Kabupaten Karawang Jawa Barat (Jabar)

 
Berikut ini adalah daftar nama-nama Kelurahan / Desa dan Kecamatan beserta nomor kode pos (postcode / zip code) pada Kota/Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat (Jabar), Republik Indonesia.
Negara : Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
Provinsi : Jawa Barat (Jabar)
Kota/Kabupaten : Karawang

1. Kecamatan Banyusari
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Banyusari di Kota/Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Banyuasih (Kodepos : 41374)
- Kelurahan/Desa Cicinde Selatan (Kodepos : 41374)
- Kelurahan/Desa Cicinde Utara (Kodepos : 41374)
- Kelurahan/Desa Gembongan (Kodepos : 41374)
- Kelurahan/Desa Gempol (Kodepos : 41374)
- Kelurahan/Desa Gempolkolot (Kodepos : 41374)
- Kelurahan/Desa Jayamukti (Kodepos : 41374)
- Kelurahan/Desa Kutaraharja (Kodepos : 41374)
- Kelurahan/Desa Mekarasih (Kodepos : 41374)
- Kelurahan/Desa Pamekaran (Kodepos : 41374)
- Kelurahan/Desa Talunjaya (Kodepos : 41374)
- Kelurahan/Desa Tanjung (Kodepos : 41374)
2. Kecamatan Batujaya
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Batujaya di Kota/Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Batujaya (Kodepos : 41354)
- Kelurahan/Desa Baturaden (Kodepos : 41354)
- Kelurahan/Desa Karyabakti (Kodepos : 41354)
- Kelurahan/Desa Karyamakmur (Kodepos : 41354)
- Kelurahan/Desa Karyamulya (Kodepos : 41354)
- Kelurahan/Desa Kutaampel (Kodepos : 41354)
- Kelurahan/Desa Segaran (Kodepos : 41354)
- Kelurahan/Desa Segarjaya (Kodepos : 41354)
- Kelurahan/Desa Telukambulu (Kodepos : 41354)
- Kelurahan/Desa Telukbango (Kodepos : 41354)
3. Kecamatan Ciampel
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Ciampel di Kota/Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Kutamekar (Kodepos : 41363)
- Kelurahan/Desa Kutanegara (Kodepos : 41363)
- Kelurahan/Desa Kutapohaci (Kodepos : 41363)
- Kelurahan/Desa Mulyasari (Kodepos : 41363)
- Kelurahan/Desa Mulyasejati (Kodepos : 41363)
- Kelurahan/Desa Parungmulya (Kodepos : 41363)
- Kelurahan/Desa Tegalega (Kodepos : 41363)
4. Kecamatan Cibuaya
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Cibuaya di Kota/Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Cemarajaya (Kodepos : 41356)
- Kelurahan/Desa Cibuaya (Kodepos : 41356)
- Kelurahan/Desa Gebangjaya (Kodepos : 41356)
- Kelurahan/Desa Jayamulya (Kodepos : 41356)
- Kelurahan/Desa Kalidungjaya (Kodepos : 41356)
- Kelurahan/Desa Kedungjaya (Kodepos : 41356)
- Kelurahan/Desa Kedungjeruk (Kodepos : 41356)
- Kelurahan/Desa Kertarahayu (Kodepos : 41356)
- Kelurahan/Desa Pejaten (Kodepos : 41356)
- Kelurahan/Desa Sedari (Kodepos : 41356)
- Kelurahan/Desa Sukasari (Kodepos : 41356)
5. Kecamatan Cikampek
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Cikampek di Kota/Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Cikampek Barat (Kodepos : 41373)
- Kelurahan/Desa Cikampek Kota (Kodepos : 41373)
- Kelurahan/Desa Cikampek Pusaka (Kodepos : 41373)
- Kelurahan/Desa Cikampek Selatan (Kodepos : 41373)
- Kelurahan/Desa Cikampek Timur (Kodepos : 41373)
- Kelurahan/Desa Dawuan Barat (Kodepos : 41373)
- Kelurahan/Desa Dawuan Tengah (Kodepos : 41373)
- Kelurahan/Desa Dawuan Timur (Kodepos : 41373)
- Kelurahan/Desa Kalihurip (Kodepos : 41373)
- Kelurahan/Desa Kamojing (Kodepos : 41373)
6. Kecamatan Cilamaya Kulon
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Cilamaya Kulon di Kota/Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Bayur Kidul (Kodepos : 41384)
- Kelurahan/Desa Bayur Lor (Kodepos : 41384)
- Kelurahan/Desa Kiara (Kodepos : 41384)
- Kelurahan/Desa Langensari (Kodepos : 41384)
- Kelurahan/Desa Manggungjaya (Kodepos : 41384)
- Kelurahan/Desa Muktijaya (Kodepos : 41384)
- Kelurahan/Desa Pasirjaya (Kodepos : 41384)
- Kelurahan/Desa Pasirukem (Kodepos : 41384)
- Kelurahan/Desa Sukajaya (Kodepos : 41384)
- Kelurahan/Desa Sukamulya (Kodepos : 41384)
- Kelurahan/Desa Sumurgede (Kodepos : 41384)
- Kelurahan/Desa Tegalurung (Kodepos : 41384)
7. Kecamatan Cilamaya Wetan
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Cilamaya Wetan di Kota/Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Cikalong (Kodepos : 41384)
- Kelurahan/Desa Cikarang (Kodepos : 41384)
- Kelurahan/Desa Cilamaya (Kodepos : 41384)
- Kelurahan/Desa Mekarmaya (Kodepos : 41384)
- Kelurahan/Desa Muara (Kodepos : 41384)
- Kelurahan/Desa Muarabaru (Kodepos : 41384)
- Kelurahan/Desa Rawagempol Kulon (Kodepos : 41384)
- Kelurahan/Desa Rawagempol Wetan (Kodepos : 41384)
- Kelurahan/Desa Sukakerta (Kodepos : 41384)
- Kelurahan/Desa Sukatani (Kodepos : 41384)
- Kelurahan/Desa Tegalsari (Kodepos : 41384)
- Kelurahan/Desa Tegalwaru (Kodepos : 41384)
8. Kecamatan Cilebar
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Cilebar di Kota/Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Cikande (Kodepos : 41353)
- Kelurahan/Desa Kertamukti (Kodepos : 41353)
- Kelurahan/Desa Kosambibatu (Kodepos : 41353)
- Kelurahan/Desa Pusakajaya Selatan (Kodepos : 41353)
- Kelurahan/Desa Pusakajaya Utara (Kodepos : 41353)
- Kelurahan/Desa Rawasari (Kodepos : 41353)
- Kelurahan/Desa Sukaratu (Kodepos : 41353)
- Kelurahan/Desa Ciptamargi (Kodepos : 41385)
- Kelurahan/Desa Mekarpohaci (Kodepos : 41385)
- Kelurahan/Desa Tanjungsari (Kodepos : 41385)
9. Kecamatan Jatisari
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Jatisari di Kota/Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Balonggandu (Kodepos : 41374)
- Kelurahan/Desa Barugbug (Kodepos : 41374)
- Kelurahan/Desa Cikalongsari (Kodepos : 41374)
- Kelurahan/Desa Cirejag (Kodepos : 41374)
- Kelurahan/Desa Jatibaru (Kodepos : 41374)
- Kelurahan/Desa Jatiragas (Kodepos : 41374)
- Kelurahan/Desa Jatisari (Kodepos : 41374)
- Kelurahan/Desa Jatiwangi (Kodepos : 41374)
- Kelurahan/Desa Kalijati (Kodepos : 41374)
- Kelurahan/Desa Mekarsari (Kodepos : 41374)
- Kelurahan/Desa Pacing (Kodepos : 41374)
- Kelurahan/Desa Situdam (Kodepos : 41374)
- Kelurahan/Desa Sukamekar (Kodepos : 41374)
- Kelurahan/Desa Telarsari (Kodepos : 41374)
10. Kecamatan Jayakerta
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Jayakerta di Kota/Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Ciptamarga (Kodepos : 41352)
- Kelurahan/Desa Jayakerta (Kodepos : 41352)
- Kelurahan/Desa Jayamakmur (Kodepos : 41352)
- Kelurahan/Desa Kampungsawah (Kodepos : 41352)
- Kelurahan/Desa Kemiri (Kodepos : 41352)
- Kelurahan/Desa Kertajaya (Kodepos : 41352)
- Kelurahan/Desa Makmurjaya (Kodepos : 41352)
- Kelurahan/Desa Medangasem (Kodepos : 41352)
11. Kecamatan Karawang Barat
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Karawang Barat di Kota/Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Adiarsa Barat (Kodepos : 41311)
- Kelurahan/Desa Karawang Kulon (Kodepos : 41311)
- Kelurahan/Desa Mekarjati (Kodepos : 41311)
- Kelurahan/Desa Tanjungmekar (Kodepos : 41311)
- Kelurahan/Desa Tunggakjati (Kodepos : 41311)
- Kelurahan/Desa Nagasari (Kodepos : 41312)
- Kelurahan/Desa Karangpawitan (Kodepos : 41315)
- Kelurahan/Desa Tanjungpura (Kodepos : 41316)
12. Kecamatan Karawang Timur
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Karawang Timur di Kota/Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Adiarsa Timur (Kodepos : 41314)
- Kelurahan/Desa Karawang Wetan (Kodepos : 41314)
- Kelurahan/Desa Palawad (Kodepos : 41314)
- Kelurahan/Desa Palumbonsari (Kodepos : 41314)
- Kelurahan/Desa Tegalsawah (Kodepos : 41314)
- Kelurahan/Desa Kondangjaya (Kodepos : 41371)
- Kelurahan/Desa Margasari (Kodepos : 41371)
- Kelurahan/Desa Warungbambu (Kodepos : 41371)
13. Kecamatan Klari
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Klari di Kota/Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Anggadita (Kodepos : 41371)
- Kelurahan/Desa Belendung (Kodepos : 41371)
- Kelurahan/Desa Cibalongsari (Kodepos : 41371)
- Kelurahan/Desa Cimahi (Kodepos : 41371)
- Kelurahan/Desa Curug (Kodepos : 41371)
- Kelurahan/Desa Duren (Kodepos : 41371)
- Kelurahan/Desa Gintungkerta (Kodepos : 41371)
- Kelurahan/Desa Karanganyar (Kodepos : 41371)
- Kelurahan/Desa Kiarapayung (Kodepos : 41371)
- Kelurahan/Desa Klari (Kodepos : 41371)
- Kelurahan/Desa Pancawati (Kodepos : 41371)
- Kelurahan/Desa Sumurkondang (Kodepos : 41371)
- Kelurahan/Desa Walahar (Kodepos : 41371)
14. Kecamatan Kotabaru
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Kotabaru di Kota/Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Cikampek Utara (Kodepos : 41374)
- Kelurahan/Desa Jomin Barat (Kodepos : 41374)
- Kelurahan/Desa Jomin Timur (Kodepos : 41374)
- Kelurahan/Desa Pangulah Baru (Kodepos : 41374)
- Kelurahan/Desa Pangulah Selatan (Kodepos : 41374)
- Kelurahan/Desa Pangulah Utara (Kodepos : 41374)
- Kelurahan/Desa Pucung (Kodepos : 41374)
- Kelurahan/Desa Sarimulya (Kodepos : 41374)
- Kelurahan/Desa Wancimekar (Kodepos : 41374)
15. Kecamatan Kutawaluya
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Kutawaluya di Kota/Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Kutagandok (Kodepos : 41358)
- Kelurahan/Desa Kutajaya (Kodepos : 41358)
- Kelurahan/Desa Kutakarya (Kodepos : 41358)
- Kelurahan/Desa Kutamukti (Kodepos : 41358)
- Kelurahan/Desa Kutaraja (Kodepos : 41358)
- Kelurahan/Desa Mulyajaya (Kodepos : 41358)
- Kelurahan/Desa Sampalan (Kodepos : 41358)
- Kelurahan/Desa Sindangkarya (Kodepos : 41358)
- Kelurahan/Desa Sindangmukti (Kodepos : 41358)
- Kelurahan/Desa Sindangmulya (Kodepos : 41358)
- Kelurahan/Desa Sindangsari (Kodepos : 41358)
- Kelurahan/Desa Waluya (Kodepos : 41358)
16. Kecamatan Lemahabang
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Lemahabang di Kota/Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Ciwaringin (Kodepos : 41383)
- Kelurahan/Desa Karangtanjung (Kodepos : 41383)
- Kelurahan/Desa Karyamukti (Kodepos : 41383)
- Kelurahan/Desa Kedawung (Kodepos : 41383)
- Kelurahan/Desa Lemahabang (Kodepos : 41383)
- Kelurahan/Desa Lemahmukti (Kodepos : 41383)
- Kelurahan/Desa Pasirtanjung (Kodepos : 41383)
- Kelurahan/Desa Pulojaya (Kodepos : 41383)
- Kelurahan/Desa Pulokelapa (Kodepos : 41383)
- Kelurahan/Desa Pulomulya (Kodepos : 41383)
- Kelurahan/Desa Waringinkarya (Kodepos : 41383)
17. Kecamatan Majalaya
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Majalaya di Kota/Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Bengle (Kodepos : 41371)
- Kelurahan/Desa Ciranggon (Kodepos : 41371)
- Kelurahan/Desa Lemahmulya (Kodepos : 41371)
- Kelurahan/Desa Majalaya (Kodepos : 41371)
- Kelurahan/Desa Pasirjengkol (Kodepos : 41371)
- Kelurahan/Desa Pasirmulya (Kodepos : 41371)
- Kelurahan/Desa Sarijaya (Kodepos : 41371)
18. Kecamatan Pakisjaya
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Pakisjaya di Kota/Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Solokan (Kodepos : 41355)
- Kelurahan/Desa Talagajaya (Kodepos : 41355)
- Kelurahan/Desa Tanahbaru (Kodepos : 41355)
- Kelurahan/Desa Tanjungbungin (Kodepos : 41355)
- Kelurahan/Desa Tanjungmekar (Kodepos : 41355)
- Kelurahan/Desa Tanjungpakis (Kodepos : 41355)
- Kelurahan/Desa Telukbuyung (Kodepos : 41355)
- Kelurahan/Desa Telukjaya (Kodepos : 41355)
19. Kecamatan Pangkalan
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Pangkalan di Kota/Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Cintaasih (Kodepos : 41362)
- Kelurahan/Desa Ciptasari (Kodepos : 41362)
- Kelurahan/Desa Jatilaksana (Kodepos : 41362)
- Kelurahan/Desa Kertasari (Kodepos : 41362)
- Kelurahan/Desa Medalsari (Kodepos : 41362)
- Kelurahan/Desa Mulangsari (Kodepos : 41362)
- Kelurahan/Desa Tamanmekar (Kodepos : 41362)
- Kelurahan/Desa Tamansari (Kodepos : 41362)
20. Kecamatan Pedes
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Pedes di Kota/Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Dongkal (Kodepos : 41353)
- Kelurahan/Desa Jatimulya (Kodepos : 41353)
- Kelurahan/Desa Karangjaya (Kodepos : 41353)
- Kelurahan/Desa Kedaljaya (Kodepos : 41353)
- Kelurahan/Desa Kertamulya (Kodepos : 41353)
- Kelurahan/Desa Kertaraharja (Kodepos : 41353)
- Kelurahan/Desa Labanjaya (Kodepos : 41353)
- Kelurahan/Desa Malangsari (Kodepos : 41353)
- Kelurahan/Desa Payungsari (Kodepos : 41353)
- Kelurahan/Desa Puspasari (Kodepos : 41353)
- Kelurahan/Desa Randumulya (Kodepos : 41353)
- Kelurahan/Desa Sungaibuntu (Kodepos : 41353)
21. Kecamatan Purwasari
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Purwasari di Kota/Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Darawolong (Kodepos : 41371)
- Kelurahan/Desa Cengkong (Kodepos : 41373)
- Kelurahan/Desa Karangsari (Kodepos : 41373)
- Kelurahan/Desa Mekarjaya (Kodepos : 41373)
- Kelurahan/Desa Purwasari (Kodepos : 41373)
- Kelurahan/Desa Sukasari (Kodepos : 41373)
- Kelurahan/Desa Tamelang (Kodepos : 41373)
- Kelurahan/Desa Tegalsari (Kodepos : 41373)
22. Kecamatan Rawamerta
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Rawamerta di Kota/Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Balongsari (Kodepos : 41382)
- Kelurahan/Desa Cibadak (Kodepos : 41382)
- Kelurahan/Desa Gombongsari (Kodepos : 41382)
- Kelurahan/Desa Kutawargi (Kodepos : 41382)
- Kelurahan/Desa Mekarjaya (Kodepos : 41382)
- Kelurahan/Desa Panyingkiran (Kodepos : 41382)
- Kelurahan/Desa Pasirawi (Kodepos : 41382)
- Kelurahan/Desa Pasirkaliki (Kodepos : 41382)
- Kelurahan/Desa Purwamekar (Kodepos : 41382)
- Kelurahan/Desa Sekarwangi (Kodepos : 41382)
- Kelurahan/Desa Sukamerta (Kodepos : 41382)
- Kelurahan/Desa Sukapura (Kodepos : 41382)
- Kelurahan/Desa Sukaraja (Kodepos : 41382)
23. Kecamatan Rengasdengklok
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Rengasdengklok di Kota/Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Amansari (Kodepos : 41352)
- Kelurahan/Desa Dewisari (Kodepos : 41352)
- Kelurahan/Desa Dukuhkarya (Kodepos : 41352)
- Kelurahan/Desa Kalangsari (Kodepos : 41352)
- Kelurahan/Desa Kalangsuria (Kodepos : 41352)
- Kelurahan/Desa Karyasari (Kodepos : 41352)
- Kelurahan/Desa Kertasari (Kodepos : 41352)
- Kelurahan/Desa Rengasdengklok Selatan (Kodepos : 41352)
- Kelurahan/Desa Rengasdengklok Utara (Kodepos : 41352)
24. Kecamatan Talagasari
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Talagasari di Kota/Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Cadaskertajaya (Kodepos : 41381)
- Kelurahan/Desa Cariumulya (Kodepos : 41381)
- Kelurahan/Desa Cilewo (Kodepos : 41381)
- Kelurahan/Desa Ciwulan (Kodepos : 41381)
- Kelurahan/Desa Kalibuaya (Kodepos : 41381)
- Kelurahan/Desa Kalijaya (Kodepos : 41381)
- Kelurahan/Desa Kalisari (Kodepos : 41381)
- Kelurahan/Desa Linggarsari (Kodepos : 41381)
- Kelurahan/Desa Pasirkamuning (Kodepos : 41381)
- Kelurahan/Desa Pasirmukti (Kodepos : 41381)
- Kelurahan/Desa Pasirtalaga (Kodepos : 41381)
- Kelurahan/Desa Pulosari (Kodepos : 41381)
- Kelurahan/Desa Talagamulya (Kodepos : 41381)
- Kelurahan/Desa Talagasari (Kodepos : 41381)
25. Kecamatan Tegalwaru
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Tegalwaru di Kota/Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Cigunungsari (Kodepos : 41362)
- Kelurahan/Desa Cintalaksana (Kodepos : 41362)
- Kelurahan/Desa Cintalanggeng (Kodepos : 41362)
- Kelurahan/Desa Cintawargi (Kodepos : 41362)
- Kelurahan/Desa Cipurwasari (Kodepos : 41362)
- Kelurahan/Desa Kutalanggeng (Kodepos : 41362)
- Kelurahan/Desa Kutamaneuh (Kodepos : 41362)
- Kelurahan/Desa Mekarbuana (Kodepos : 41362)
- Kelurahan/Desa Wargasetra (Kodepos : 41362)
26. Kecamatan Telukjambe Barat
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Telukjambe Barat di Kota/Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Karangligar (Kodepos : 41361)
- Kelurahan/Desa Karangmulya (Kodepos : 41361)
- Kelurahan/Desa Margakaya (Kodepos : 41361)
- Kelurahan/Desa Margamulya (Kodepos : 41361)
- Kelurahan/Desa Mekarmulya (Kodepos : 41361)
- Kelurahan/Desa Mulyajaya (Kodepos : 41361)
- Kelurahan/Desa Parungsari (Kodepos : 41361)
- Kelurahan/Desa Wanajaya (Kodepos : 41361)
- Kelurahan/Desa Wanakerta (Kodepos : 41361)
- Kelurahan/Desa Wanasari (Kodepos : 41361)
27. Kecamatan Telukjambe Timur
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Telukjambe Timur di Kota/Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Pinayungan (Kodepos : 41361)
- Kelurahan/Desa Purwadana (Kodepos : 41361)
- Kelurahan/Desa Puseurjaya (Kodepos : 41361)
- Kelurahan/Desa Sirnabaya (Kodepos : 41361)
- Kelurahan/Desa Sukaharja (Kodepos : 41361)
- Kelurahan/Desa Sukaluyu (Kodepos : 41361)
- Kelurahan/Desa Sukamakmur (Kodepos : 41361)
- Kelurahan/Desa Telukjambe (Kodepos : 41361)
- Kelurahan/Desa Wadas (Kodepos : 41361)
28. Kecamatan Tempuran
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Tempuran di Kota/Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Cikuntul (Kodepos : 41385)
- Kelurahan/Desa Ciparagejaya (Kodepos : 41385)
- Kelurahan/Desa Dayeuhluhur (Kodepos : 41385)
- Kelurahan/Desa Jayanagara (Kodepos : 41385)
- Kelurahan/Desa Lemahduhur (Kodepos : 41385)
- Kelurahan/Desa Lemahkarya (Kodepos : 41385)
- Kelurahan/Desa Lemahmakmur (Kodepos : 41385)
- Kelurahan/Desa Lemahsubur (Kodepos : 41385)
- Kelurahan/Desa Pagadungan (Kodepos : 41385)
- Kelurahan/Desa Pancakarya (Kodepos : 41385)
- Kelurahan/Desa Purwajaya (Kodepos : 41385)
- Kelurahan/Desa Sumberjaya (Kodepos : 41385)
- Kelurahan/Desa Tanjungjaya (Kodepos : 41385)
- Kelurahan/Desa Tempuran (Kodepos : 41385)
29. Kecamatan Tirtajaya
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Tirtajaya di Kota/Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Bolang (Kodepos : 41357)
- Kelurahan/Desa Gempolkarya (Kodepos : 41357)
- Kelurahan/Desa Kutamakmur (Kodepos : 41357)
- Kelurahan/Desa Medankarya (Kodepos : 41357)
- Kelurahan/Desa Pisangsambo (Kodepos : 41357)
- Kelurahan/Desa Sabajaya (Kodepos : 41357)
- Kelurahan/Desa Srijaya (Kodepos : 41357)
- Kelurahan/Desa Srikamulyan (Kodepos : 41357)
- Kelurahan/Desa Sumurlaban (Kodepos : 41357)
- Kelurahan/Desa Tambaksari (Kodepos : 41357)
- Kelurahan/Desa Tambaksumur (Kodepos : 41357)
30. Kecamatan Tirtamulya
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Tirtamulya di Kota/Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Bojongsari (Kodepos : 41372)
- Kelurahan/Desa Cipondoh (Kodepos : 41372)
- Kelurahan/Desa Citarik (Kodepos : 41372)
- Kelurahan/Desa Kamurang (Kodepos : 41372)
- Kelurahan/Desa Karangjaya (Kodepos : 41372)
- Kelurahan/Desa Karangsinom (Kodepos : 41372)
- Kelurahan/Desa Kertawaluya (Kodepos : 41372)
- Kelurahan/Desa Parakan (Kodepos : 41372)
- Kelurahan/Desa Parakanmulya (Kodepos : 41372)
- Kelurahan/Desa Tirtasari (Kodepos : 41372)
Sumber:Copyright © 2005-2012 Organisasi.Org

Jumat, 31 Mei 2013

                                         Sumur Zamzam sebelum ditutup (inet)

dakwatuna.com - Siapa yang tidak mengenal sumur Zamzam? Seluruh umat Islam pasti mengenalnya, apalagi ketika mereka pernah masuk ke Masjidilharam di Mekah. Bagi yang tidak atau belum pernah masuk ke Masjidilharam, sumur Zamzam dapat dikenal dari buku-buku agama. Secara saintifik, sumur Zamzam dapat ditelaan dan dipelajari. Ilmu yang mempelajari masalah ini dalam cabang ilmu geologi disebut dengan hydrogeologi.

Sedikit cerita sebelum kelahiran Nabi Muhammad, diawali dengan kisah Istri dari Nabi Ibrahim, Siti Hajar, yang mencari air untuk anaknya yang cerita. Sumur ini kemudian tidak banyak atau bahkan tidak ada ceritanya, sehingga sumur ini dikabarkan hilang.

Sumur Zamzam yang sekarang ini kita lihat adalah sumur yang digali oleh Abdul Muthalib kakeknya Nabi Muhammad. Sehingga saat ini, dari “ilmu persumuran” maka sumur Zamzam termasuk kategori sumur gali (Dug Water Well).

Dimensi dan Profil Sumur Zamzam

Bentuk sumur Zamzam dapat dilihat di bawah ini.
 

Sumur ini memiliki kedalaman sekitar 30.5 meter. Hingga kedalaman 13.5 meter teratas menembus lapisan alluvium Wadi Ibrahim. Lapisan ini merupakan lapisan pasir yang sangat berpori. Lapisan ini berisi batu pasir hasil transportasi dari lain tempat. Mungkin saja dahulu ada lembah yang dialiri sungai yang saat ini sudah kering. Atau dapat pula merupakan dataran rendah hasil runtuhan atau penumpukan hasil pelapukan batuan yang lebih tinggi topografinya.


Mata air zamzam

Di bawah lapisan alluvial Wadi Ibrahim ini terdapat setengah meter (0.5 m) lapisan yang sangat lulus air (permeable). Lapisan yang sangat lulus air inilah yang merupakan tempat utama keluarnya air-air di sumur Zamzam.

Kedalaman 17 meter ke bawah selanjutnya, sumur ini menembus lapisan batuan keras yang berupa batuan beku Diorit. Batuan beku jenis ini (Diorit) memang agak jarang dijumpai di Indonesia atau di Jawa, tetapi sangat banyak dijumpai di Jazirah Arab. Pada bagian atas batuan ini dijumpai rekahan-rekahan yang juga memiliki kandungan air. Dulu ada yang menduga retakan ini menuju laut Merah. Tetapi tidak ada (barangkali saja saya belum menemukan) laporan geologi yang menunjukkan hal itu.

Dari uji pemompaan sumur ini mampu mengalirkan air sebesar 11 – 18.5 liter/detik, hingga permenit dapat mencapai 660 liter/menit atau 40 000 liter per jam. Celah-celah atau rekahan ini salah satu yang mengeluarkan air cukup banyak. Ada celah (rekahan) yang memanjang ke arah hajar Aswad dengan panjang 75 cm dengan ketinggian 30 cm, juga beberapa celah kecil kearah Shaffa dan Marwa.

Keterangan geometris lainnya, celah sumur di bawah tempat thawaf 1.56 m, kedalaman total dari bibir sumur 30 m, kedalaman air dari bibir sumur = 4 m, kedalaman mata air 13 m, Dari mata air sampai dasar sumur 17 m, dan diameter sumur berkisar antara 1.46 hingga 2.66 meter.

Air Hujan Sebagai Sumber Berkah
 

Kota Makkah terletak di lembah, menurut SGS (Saudi Geological Survey) luas cekungan yang mensuplai sebagai daerah tangkapan ini seluas 60 Km2 saja, tentunya tidak terlampau luas sebagai sebuah cekungan penadah hujan. Sumber air Sumur Zamzam terutama dari air hujan yang turun di daerah sekitar Makkah.
Sumur ini secara hydrologi hanyalah sumur biasa sehingga sangat memerlukan perawatan. Perawatan sumur ini termasuk menjaga kualitas higienis air dan lingkungan sumur serta menjaga pasokan air supaya mampu memenuhi kebutuhan para jamaah di Makkah. Pembukaan lahan untuk pemukiman di seputar Makkah sangat ditata rapi untuk menghindari berkurangnya kapasitas sumur ini.


Gambar di samping ini memperlihatkan lokasi sumur Zamzam yang terletak di tengah lembah yang memanjang. Masjidil haram berada di bagian tengah di antara perbukitan-perbukitan di sekitarnya. Luas area tangkapan yang hanya 60 Km persegi ini tentunya cukup kecil untuk menangkap air hujan yang sangat langka terjadi di Makkah, sehingga memerlukan pengawasan dan pemeliharaan yang sangat khusus.
Sumur Zamzam ini, sekali lagi dalam pandangan (ilmiah) hidrogeologi , hanyalah seperti sumur gali biasa. Tidak terlalu istimewa dibanding sumur-sumur gali lainnya. Namun karena sumur ini bermakna religi, maka perlu dijaga. Banyak yang menaruh harapan pada air sumur ini karena sumur ini dipercaya membawa berkah. Ada yang menyatakan sumur ini juga bisa kering kalau tidak dijaga. Bahkan kalau kita tahu kisahnya sumur ini diketemukan kembali oleh Abdul Muthalib (kakeknya Nabi Muhammad SAW) setelah hilang terkubur 4000 tahun (?).
Dahulu di atas sumur ini terdapat sebuah bangunan dengan luas 8.3 m x 10.7 m = 88.8 m2. Antara tahun 1381-1388 H bangunan ini ditiadakan untuk memperluas tempat thawaf. Sehingga tempat untuk meminum air zamzam dipindahkan ke ruang bawah tanah. Di bawah tanah ini disediakan tempat minum air Zamzam dengan sejumlah 350 kran air (220 kran untuk laki-laki dan 130 kran untuk perempuan), ruang masuk laki perempuan-pun dipisahkan.

                                       
                                          Monitoring dan pemeliharaan sumur Zamzam saat ini (inet)



Sekarang ini ruang bawah tanah tersebut juga sudah ditutup untuk memberikan keluasan bagi jamaah haji dan umrah yang akan thawaf, shalat atau berdoa. Tetapi kalau Anda jeli, ketika Thawaf, kita masih dapat lihat tanda dimana sumur itu berada. Sumur itu terletak kira-kira 20 meter sebelah timur dari Ka’bah.

Monitoring dan Pemeliharaan Sumur Zamzam

Jumlah jamaah ke Makkah tiga puluh tahun lalu hanya 400 000 pertahun (di tahun 1970-an), terus meningkat menjadi lebih dari sejuta jamaah pertahun di tahun 1990-an, Dan saat ini sudah lebih dari 2.2 juta. Tentunya diperlukan pemeliharaan sumur ini yang merupakan salah satu keajaiban dan daya tarik tersendiri bagi jamaah haji.
Pemerintah Saudi tentunya tidak dapat diam pasrah saja membiarkan sumur ini dipelihara oleh Allah melalui proses alamiah. Namun pemerintah Arab Saudi yang sudah modern saat ini secara ilmiah dan saintifik membentuk sebuah badan khusus yang mengurusi sumur Zamzam ini. Sepertinya memang Arab Saudi juga bukan sekadar percaya saja dengan menyerahkan ke Allah sebagai penjaga, namun justru sangat meyakini manusialah yang harus memelihara berkah sumur ini.



Pada tahun 1971 dilakukan penelitian (riset) hidrologi oleh seorang ahli hidrologi dari Pakistan bernama Tariq Hussain and Moin Uddin Ahmed. Hal ini dipicu oleh pernyataan seorang doktor di Mesir yang menyatakan air Zamzam tercemar air limbah dan berbahaya untuk dikonsumsi. Tariq Hussain (termasuk saya dari sisi hidrogeologi) juga meragukan spekulasi adanya rekahan panjang yang menghubungkan laut merah dengan Sumur Zamzam, karena Makkah terletak 75 Kilometer dari pinggir pantai. Menyangkut dugaan doktor Mesir ini, tentu saja hasilnya menyangkal pernyataan seorang doktor dari Mesir tersebut, tetapi ada hal yang lebih penting menurut saya yaitu penelitian Tariq Hussain ini justru akhirnya memacu pemerintah Arab Saudi untuk memperhatikan Sumur Zamzam secara modern. Saat ini banyak sekali gedung-gedung baru yang dibangun di sekitar Masjidil Haram, juga banyak sekali terowongan dibangun di sekitar Makkah, sehingga saat ini pembangunannya harus benar-benar dikontrol ketat karena akan mempengaruhi kondisi hidrogeologi setempat.
Badan Riset sumur Zamzam yang berada di bawah SGS (Saudi Geological Survey) bertugas untuk:
  • Memonitor dan memelihara untuk menjaga jangan sampai sumur ini kering.
  • Menjaga urban di sekitar Wadi Ibrahim karena mempengaruhi pengisian air.
  • Mengatur aliran air dari daerah tangkapan air (recharge area).
  • Memelihara pergerakan air tanah dan juga menjaga kualitas melalui bangunan kontrol.
  • Meng-upgrade pompa dan tangki-tangki penadah.
  • Mengoptimasi supplai dan distribusi air Zamzam
Perkembangan Perawatan Sumur Zamzam.
Dahulu kala, zamzam diambil dengan gayung atau timba, namun kemudian dibangunlah pompa air pada tahun 1373 H/1953 M. Pompa ini menyalurkan air dari sumur ke bak penampungan air, dan di antaranya juga ke kran-kran yang ada di sekitar sumur zamzam.
Uji pompa (pumping test) telah dilakukan pada sumur ini, pada pemompaan 8000 liters/detik selama lebih dari 24 jam memperlihatkan permukaan air sumur dari 3.23 meters dibawah permukaan menjadi 12.72 meters dan kemudian hingga 13.39 meters. Setelah itu pemompaan dihentikan permukaan air ini kembali ke 3.9 meters di bawah permukaan sumur hanya dalam waktu 11 menit setelah pompa dihentikan. Sehingga dipercaya dengan mudah bahwa akifer yang mensuplai air ini berasal dari beberapa celah (rekahan) pada perbukitan di sekitar Makkah.
Banyak hal yang sudah dikerjakan pemerintah Saudi untuk memelihara Sumur ini antara lain dengan membentuk badan khusus pada tahun 1415 H (1994). dan saat ini telah membangun saluran untuk menyalurkan air Zamzam ke tangki penampungan yang berkapasitas 15.000 m3, bersambung dengan tangki lain di bagian atas Masjidil Haram guna melayani para pejalan kaki dan musafir. Selain itu air Zamzam juga diangkut ke tempat-tempat lain menggunakan truk tangki di antaranya ke Masjidil Nabawi di Madinah Al-Munawarrah.
Saat ini sumur ini dilengkapi juga dengan pompa listrik yang tertanam di bawah (electric submersible pump). Kita hanya dapat melihat foto-fotonya saja seperti di atas. Di sebelah kanan ini adalah drum hidrograf, alat perekaman-perekaman ketinggian muka air sumur Zamzam (Old style drum hydrograph used for recording levels in the Zamzam Well).
Kandungan Mineral
Tidak seperti air mineral yang umum dijumpai, air Zamzam in memang unik mengandung elemen-elemen alamiah sebesar 2000 mg perliter. Biasanya air mineral alamiah (hard carbonated water) tidak akan lebih dari 260 mg per liter. Elemen-elemen kimiawi yang terkandung dalam air Zamzam dapat dikelompokkan menjadi
Yang pertama, positive ions seperti misal sodium (250 mg per liter), calcium (200 mg per liter), potassium (20 mg per liter), dan magnesium (50 mg per liter).
Kedua, negative ions misalnya sulphur (372 mg per liter), bicarbonates (366 mg per liter), nitrat (273 mg per liter), phosphat (0.25 mg per liter) and ammonia (6 mg per liter).

Molekul Air Zamzam




                                           Molekul Air Zamzam (inet)
Kandungan-kandungan elemen-elemen kimiawi inilah yang menjadikan rasa dari air Zamzam sangat khas dan dipercaya dapat memberikan khasiat khusus. Air yang sudah siap saji yang bertebaran di sekitar Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di Madinah merupakan air yang sudah diproses sehingga sangat aman dan segar diminum, ada yang sudah didinginkan dan ada yang sejuk (hangat). Namun konon prosesnya higienisasi ini tidak menggunakan proses kimiawi untuk menghindari perubahan rasa dan kandungan air ini.
Pada tahun 1971, seorang doktor dari negeri Mesir mengatakan kepada Press Eropa bahwa air Zamzam itu tidak sehat untuk diminum. Asumsinya didasarkan bahwa kota Mekah itu ada di bawah garis permukaan laut. Air Zamzam itu berasal dari air sisa buangan penduduk kota Mekah yang meresap, kemudian mengendap terbawa bersama-sama air hujan dan keluar dari sumur Zamzam. Masya Allah.
Tentu saja ini merupakan prasangka buruk yang merugikan dunia Islam. Berita ini sampai ke telinga Raja Faisal yang amat marah mendengarnya. Beliau lalu memerintahkan Menteri Pertanian dan Sumber Air untuk menyelidiki masalah ini, dan mengirimkan sampel air Zamzam ke Laboratorium-laboratorium di Eropa untuk dites.
Thariq Hussain, insinyur kimia yang bekerja di Instalasi Pemurnian Air Laut untuk diminum, di Kota Jedah, mendapat tugas menyelidikinya. Pada saat memulai tugasnya, Thariq belum punya gambaran, bagaimana sumur Zamzam bisa menyimpan air yang begitu banyak seperti tak ada batasnya.
Hanya Sumur kecil
Ketika sampai di dalam sumur, Thariq amat tercengang ketika menyaksikan bahwa ukuran “kolam” sumur itu hanya 18 x 14 feet saja (Kira-kira 5 x 4 meter). Tak terbayang, bagaimana caranya sumur sekecil ini bisa mengeluarkan jutaan galon air setiap musim hajinya. Dan itu berlangsung sejak ribuan tahun yang lalu, sejak zaman Nabi Ibrahim AS.
Mata Air Zamzam (inet)
Mata Air Zamzam (inet)
Tariq mulai mengukur kedalaman air sumur. Dia minta asistennya masuk ke dalam air. Ternyata air sumur itu hanya mencapai sedikit di atas bahu pembantunya yang tinggi tubuhnya 5 feet 8 inci. Lalu dia menyuruh asistennya untuk memeriksa, apakah mungkin ada cerukan atau saluran pipa di dalamnya. Setelah berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya, ternyata tak ditemukan apapun!.
Dia berpikir, mungkin saja air sumur ini disupply dari luar melalui saluran pompa berkekuatan besar. Bila seperti itu kejadian nya, maka dia bisa melihat turun-naiknya permukaan air secara tiba-tiba. Tetapi dugaan ini pun tak terbukti. Tak ditemukan gerakan air yang mencurigakan, juga tak ditemukan ada alat yang bisa mendatangkan air dalam jumlah besar.
Selanjutnya Dia minta asistennya masuk lagi ke dalam sumur. Lalu menyuruh berdiri, dan diam ditempat sambil mengamati sekelilingnya. Perhatikan dengan sangat cermat, dan laporkan apa yang terjadi, sekecil apapun. Setelah melakukan proses ini dengan cermat, asistennya tiba-tiba mengacungkan kedua tanganya sambil berteriak: “Alhamdulillah, Saya temukan dia! Pasir halus menari-nari di bawah telapak kakiku. Dan air itu keluar dari dasar sumur”.
Lalu asistennya diminta berputar mengelilingi sumur ketika tiba saat pemompaan air (untuk dialirkan ke tempat pendistribusian air) berlangsung. Dia merasakan bahwa air yang keluar dari dasar sumur sama besarnya seperti sebelum periode pemompaan. Dan aliran air yang keluar, besarnya sama di setiap titik, di semua area. Ini menyebabkan permukaan sumur itu relatif stabil, tak ada guncangan yang besar.
Seusai pengamatan itu, Thariq mengirimkan sampel air ke beberapa laboratorium di Eropa dan sebagian ke laboratorium di Saudi. Dan sebelum meninggalkan Kakbah, dia berpesan kepada petugas di Mekah untuk menyelidiki keadaan sumur lainnya di sekitar Kakbah.
Sesampainya di kantornya di Kota Jeddah, dia mendapat laporan bahwa sumur-sumur lain di sekitar Mekah dalam keadaan kering. Jadi hanya sumur Zamzam yang penuh air. Subhanallahu, jika Allah menghendaki, apapun bisa terjadi.
Mengandung Zat Anti Kuman
Hasil penelitian sampel air di Eropa dan Saudi Arabia menunjukkan bahwa Zamzam mengandung zat fluorida yang punya daya efektif membunuh kuman, layaknya seperti sudah mengandung obat. Lalu perbedaan air Zamzam dibandingkan dengan air sumur lain di kota Mekah dan Arab sekitarnya adalah dalam hal kuantitas kalsium dan garam magnesium. Kandungan kedua mineral itu sedikit lebih banyak pada air zamzam.
Itu mungkin sebabnya air zamzam membuat efek menyegarkan bagi jamaah yang kelelahan. Tambahan lagi, hasil laboratorium Eropa menunjukkan bahwa zamzam layak untuk diminum, sehat untuk diminum. Ini otomatis menjawab prasangka buruk doktor di awal tulisan tadi.
Keistimewaan lain, komposisi dan rasa kandungan garamnya selalu stabil, selalu sama dari sejak terbentuknya sumur ini. “Rasanya” selalu terjaga, diakui oleh semua jemaah haji dan umrah yang selalu datang tiap tahun. Tak pernah ada yang complain. Dan Air zamzam ini tak pernah dicampur bahan kimia apapun seperti layaknya air PAM kita. Murni air sehat.
Satu kehebatan lagi, sumur air zamzam tak pernah ditumbuhi lumut, padahal di seluruh dunia sumur itu selalu ditumbuhi lumut dan tumbuhan mikro organisme.
Bisa Menyembuhkan Penyakit
Diriwayatkan dalam kitab Shahih Muslim bahwa Nabi bertanya kepada Abu Dzarr, yang telah tinggal selama 30 hari siang malam di sekitar Kakbah tanpa makan-minum, selain Zamzam. “Siapa yang telah memberimu makan?” Jawab Abu Dzarr, “Saya tidak punya apa-apa kecuali air Zamzam ini, tapi saya bisa gemuk dengan adanya gumpalan lemak di perutku” Abu Dzarr menjelaskan, “Saya juga tidak merasa lelah atau lemah karena lapar, dan tak menjadi kurus”. Tambah Abu Dzarr. Lalu Nabi saw menjelaskan: ”Sesungguhnya, Zamzam ini air yang sangat diberkahi, ia adalah makanan yang mengandung gizi”.


molekul zamzam
Nabi saw menambahkan: “Air zamzam bermanfaat untuk apa saja yang diniatkan ketika meminumnya. Jika engkau minum dengan maksud agar sembuh dari penyakitmu, maka Allah menyembuhkannya. Jika engkau minum dengan maksud supaya merasa kenyang, maka Allah mengenyangkan engkau. Jika engkau meminumnya agar hilang rasa hausmu, maka Allah akan menghilangkan dahagamu itu. Ia adalah air tekanan tumit Jibril, minuman dari Allah untuk Ismail”. (HR Daruqutni, Ahmad, Ibnu Majah, dari Ibnu Abbas).
Rasulullah saw pernah mengambil air zamzam dalam sebuah kendi dan tempat air dari kulit, kemudian membawanya kembali ke Madinah. Air zamzam itu digunakan Rasulullah saw untuk memerciki orang sakit dan kemudian disuruh meminumnya. Itu sebabnya saat ini banyak jamaah yang membawa air zamzam untuk diberikan kepada famili dan kerabatnya di Tanah air.
Yusria Abdel-Rahman Haraz dari negeri Arab, mengatakan bahwa ia terserang penyakit “bisul” di matanya. Sakitnya bukan main, tak bisa disembuhkan dengan obat. Dia hampir mendekati buta. Seorang dokter terkenal menasehati dia untuk diinjeksi dengan obat khusus, yang mungkin bisa menyembuhkan sakitnya. Tapi ternyata ada efek sampingan yang bisa membuat dia buta selamanya.
Yusria sangat yakin akan kemurahan Allah. Dia lalu pergi melaksanakan umrah dan memohon kepada Allah menyembuhkan penyakitnya. Di Baitullah dia melakukan thawaf, yang saat itu tak terlalu padat dengan manusia. Dia lalu bisa tinggal lebih lama di lokasi air zamzam. Dia manfaatkan untuk terus membasuh kedua matanya yang sakit. Ketika dia kembali ke hotel, aneh, kedua matanya yang sakit menjadi sembuh, dan bisulnya berangsur hilang.
Kejadian ini membuktikan ucapan Rasulullah saw di atas: Air zamzam bermanfaat untuk apa saja yang diniatkan ketika meminumnya. Jika engkau minum dengan maksud agar sembuh dari penyakitmu, maka Allah menyembuhkannya.
Demikianlah beberapa khasiat air Zamzam. Manfaatkanlah sebaik-baiknya keistimewaan Zamzam ini ketika kita meminumnya di Mekah waktu ziarah nanti, atau ketika kita dihadiahi kerabat, teman kita, yang baru pulang dari Tanah Suci. Dianjurkan membaca doa dulu sebelum meminumnya.
Dr. Masaru Emoto dan Air Zamzam
Dr. Masaru Emoto menguraikan bahwa air bersifat bisa merekam pesan, seperti pita magnetik atau compact disk. Semakin kuat konsentrasi pemberi pesan, semakin dalam pesan tercetak di air. Air bisa mentransfer pesan tadi melalui molekul air yang lain.
 

                                         
                                           Dr. Masaru Emoto (inet)

 
Barangkali temuan ini bisa menjelaskan, kenapa air putih yang didoakan bisa menyembuhkan si sakit. Dulu ini kita anggap musyrik, atau paling sedikit kita anggap sekadar sugesti, tetapi ternyata molekul air itu menangkap pesan doa kesembuhan, menyimpannya, lalu vibrasinya merambat kepada molekul air lain yang ada di tubuh si sakit.
Tubuh manusia memang 75% terdiri atas air. Otak 74,5% air. Darah 82% air. Tulang yang keras pun mengandung 22% air. Air putih galon di rumah, bisa setiap hari didoakan dengan khusyu kepada Allah, agar anak yang meminumnya saleh, sehat, dan cerdas, dan agar suami yang meminum tetap setia. Air tadi akan berproses di tubuh meneruskan pesan kepada air di otak dan pembuluh darah. Dengan izin Allah, pesan tadi akan dilaksanakan tubuh tanpa kita sadari. Bila air minum di suatu kota didoakan dengan serius untuk kesalehan, insya Allah semua penduduk yang meminumnya akan menjadi baik dan tidak beringas!..
Molekul Air Apakah Ini?
Di sebuah hotel di kota Kualalumpur, Malaysia, Dr. Masaru Emoto dari Universitas Yokohama, Jepang, memaparkan hasil risetnya mengenai air yang ditulisnya dalam buku “The True Power of Water.” Sejumlah slide kristal molekul air dari berbagai sumber, seperti air dari mata air, sungai, laut, telaga dsb. ditayangkan pada kesempatan itu.

 
Beberapa molekul air yang ditelitinya berbentuk tak teratur, kecuali molekul air zamzam. Susunan molekul air zamzam berstruktur sangat indah, teratur, cantik bak berlian yang berkilauan, dan memancarkan lebih dari 12 warna jika dibekukan.
Di bawah ini adalah gambar molekul atau kristal AIR ZAM-ZAM, rangkaian bentuk heksagonal-nya sangat indah, cemerlang berkilau dan penuh warna ketika dibacakan ayat yang mulia.
Ada satu kristal air yang nampak paling indah dan cantik, berbentuk seperti bunga atau cakra, bagaikan bertahta berlian mutu manikam, berkilau-kilau memancarkan belasan warna. “Molekul air apakah ini?” Tanya Masaru Emoto.
Suasana mendadak senyap, hadirin nampak terpana dan tak tahu persis kristal molekul apa gerangan. Namun tiba-tiba seorang dosen dari Universitas Malaysia mengacungkkan tangan, “mungkin itu adalah molekul air Zamzam.” Katanya.
Dr. Masaru Emoto balik bertanya, “mengapa Anda berpendapat bahwa itu adalah molekul air Zamzam?”
Kata dosen itu, “Sebab air Zamzam adalah air yang paling mulia di dunia ini, jadi wajar kalau ia memiliki molekul berupa berlian yang berpendar indah.”
Ternyata dugaan dosen itu benar. Itu memang air Zamzam. Penelitian Dr. Masaru Emoto telah menunjukkan bahwa air Zamzam memiliki molekul air paling cantik dan indah di antara air lainnya.
Dr. Masaru Emoto ilmuan Jepang sejak 1994 kesimpulan risetnya:
  1. Air zamzam memiliki kemampuan penyembuhan yang luar biasa, atas izin Allah.
  2. Air zamzam memiliki struktur molekul air yang unik bila dibandingkan air-air seluruh dunia. Air zamzam dalam bentuk kristal menghasilkan struktur indah heksagonal (segi enam) yang cantik, indah, bak kilau berlian yang memancarkan lebih dari 12 warna.
  3. Kristal air zamzam bila diiringi hal-hal positif (doa dan bacaan al Qur’an). Tapi kristal akan pecah tak beraturan, bila diiringi hal-hal yang bersifat negative.
  4. Sifat kualitas positif molekul kristal karena pengaruh lingkungan (haji, umrah, munajat doa, dan bacaan Al-Quran) di sekitar Ka’bah tiap hari sepanjang masa.
Laboratorium Eropa oleh Tariq Hussain, insinyur kimia, Peneliti Instalasi Pemurnian Air Laut untuk diminum, Jedah, menyimpulkan:
  1. Air zamzam melalui proses penyaringan alamiah yang sangat unik, yakni melalui bebatuan dan gurun pasir yang berlapis-lapis
  2. Kandungan mineral dan elemen lainnya dengan jumlah fantastis, sekitar 2.000 miligram per liter, biasanya air mineral alamiah (hard carbonated water) tidak akan lebih dari 260 mg per liter. Di antaranya, sodium (250), kalsium (200), potassium (20), magnesium (50) sulfur (372), bicarbonate (366), nitrat (273), fosfat (0,25), clan ammonia (6).
  3. Kadar Kalsium dan garam Magnesiumnya lebih tinggi dibanding sumur lainnya, berkhasiat untuk menghilangkan rasa haus dan efek penyembuhan.
  4. Kandungan zat fluorida yang berkhasiat memusnahkan kuman-kuman tubuh manusia.
  5. Air Zamzam selalu bebas dari kontaminasi kuman, karena lingkungan sumur terjaga alami
  6. Saat musim kemarau semua sumur di sekitar Mekah kering, tapi sumur zamzam tetap berair, sepanjang zaman dan musim. Faktanya rata-rata 50 juta liter air Zam-\zam di ambil untuk jamaah haji sedunia, tidak termasuk umrah di luar bulan haji.
  7. Sumber mata air sumur zamzam secara alami mengalir, tanpa bantuan mesin/sedot pensuplai air. Saat dilakukan pencarian sumber mata airnya, peneliti berkata “Alhamdulillah, Saya temukan dia! Pasir halus menari-nari di bawah telapak kakiku. Dan air itu keluar dari dasar sumur”.
  8. Sumur air zamzam tak pernah ditumbuhi lumut maupun mikroorganisme, beda dengan sumur umumnya di seluruh dunia, sehingga ke-steril-an air zamzam tetap terjaga.
  9. Permukaan air yang keluar dari dasar sumur sama besarnya sebelum pemompaan/pengambilan air. Dan aliran air yang keluar, besarnya sama di setiap titik, di semua area. Ini menyebabkan permukaan sumur itu relatif stabil.
  10. Komposisi dan rasa kandungan garamnya selalu stabil, selalu sama dari sejak terbentuknya sumur ini. “Rasanya” selalu terjaga, diakui oleh semua jemaah haji dan umrah yang selalu datang tiap tahun. Tak pernah ada yang complain.
  11. Air zamzam ini tak pernah dicampur bahan kimia apapun
  12. Dalam bukunya The True Power of Water yang laku keras di Jepang dan Amerika tersurat bagaimana air zamzam memiliki kekuatan penyembuhan yang luar biasa.
Terakhir
  • Penelitian oleh sarjana anti Islam, yang bertujuan merendahkan martabat air zamzam, selalu gagal.
  • Sampel riset tersebut dari kalangan Islam maupun non Islam, hasilnya sama, sebuah mukjizat
  • Hasil foto satelit/NASA menyimpulkan sumur zamzam ternyata terhubungkan dengan Laut Merah atau Laut Mati yang bersatu menuju satu titik di bawah Kakbah
  • Sumur air zamzam adalah sumur abadi yang telah berumur lebih dari 4.000 tahun peninggalan nabi Ibrahim.
  • Penelitian di atas sesuai dengan isi Al-Quran, Hadits maupun pengalaman:
“Sebaik-baik air di permukaan bumi adalah air zamzam. Padanya ada makanan yang menyegarkan dan penawar bagi segala penyakit”. (Hadits)
“Air Zamzam, tergantung niat orang yang meminumnya.” (Hadits Shahih kitab Irwa-ul Ghalil).
“Air Zamzam sesuai dengan niat ketika meminumnya. Bila engkau meminumnya untuk obat, semoga Allah menyembuhkanmu. Bila engkau meminumnya untuk menghilangkan dahaga, semoga Allah menghilangkannya…” (Hadits hasan li ghairihi. Kitab Shahih Targhib wa Tarhib)
“Selama 30 hari, aku (Abu Dzar Al-Ghifari) tidak mempunyai makanan kecuali air Zamzam. Aku menjadi gemuk dan lemak perutku menjadi sirna. Aku tidak mendapatkan dalam hatiku kelemahan lapar.” (HR Muslim)
“Sesungguhnya demam adalah dari panas Neraka Jahanam, maka dinginkanlah/kompres dengan air atau air Zamzam” (HR Bukhari)
Demikianlah ulasan tentang sumur Zamzam, semoga bermanfaat. (USB/MINA/MAS)
Ada kesalahan di dalam gadget ini

Cbox